Sekali lagi..
Kita melihat, manusia itu penuh kepentingan. Lain waktu saling menghina. Kalau sudah punya kepentingan yang sama pun akan saling mendekat berkawan mesra.
Itulah kenapa Islam selalu menekankan ikhlas dalam setiap amal. Agar tidak ada sesembahan yang lain yang mampu masuk ke dalam hati.
Kepentingan selalu jadi sebabnya manusia tidak setia, rusak moral dan bahkan tak jarang menomorduakan iman.
Kalau sudah dihadapkan pada hajat dan kepentingannya..
Iman rasanya bisa dibicarakan besok lagi. Yang penting sekarang Kepentingan dan nafsu keinginannya terpenuhi.
Berteman dulu sesaat, lalu berpisah lagi di lain waktu jika kepentingan sudah berubah. Sebab tiada persatuan yang abadi kecuali ada keikhlasan di dalamnya.
(Baca Al Bayinah ayat 4-5)
Betapa langkanya orang ikhlas.
Yang bahkan setan pun paling sungkan kepada orang ikhlas.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Ia (Iblis) berkata, "Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan (kejahatan) terasa indah bagi mereka di bumi, dan aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka."" (QS. Al-Hijr: 39-40)
Hanya orang ikhlas yang selamat di akhir zaman. Di tengah ragam tipuan dan pencitraan.
Dan ikhlas itu setidaknya 5 cirinya.
1. Tetap semangat ibadah saat sendiri.
2. Tetap berbuat baik saat tidak ada yang melihat.
3. Mudah berterima kasih dan mendoakan orang lain.
4. Terus bersyukur meski tidak mendapatkan kebaikan.
5. Dan Terus bertobat karena ia takut ada dosa kecil yang tanpa sengaja dilakukannya.