Salah satu ibadah paling menyenangkan adalah menikah. Di saat yang sama... menikah juga merupakan ibadah yang terberat.
Karena ini adalah ibadah yang tak hanya mengandalkan fisik.
Tapi juga kewajiban, tanggungjawab, dan bahkan pengorbanan atas perasaan.
Mungkin kita begitu menginginkan sesuatu.. tapi harus menahan diri karena sudah berstatus suami.
Mungkin kita amat sangat menyukai sesuatu namun harus merelakannya sebab sudah berstatus istri.
Kalau sekedar bekerja, beberes, merawat rumah dan segala hal terkait fisik.. ini masih bisa dilakukan bahkan dikompromikan.
Namun tak jarang.. kalau sudah menyentuh perasaan.
Ini yang terberat. Ini yang tersulit.
Sebab itu..
Bisa dibilang, kewajiban terberat seorang pasangan kepada pasangannya (suami atau istrinya) adalah menjaga hatinya.
Agar dia tak sedikitpun terbersit perasaan menyesal telah menikah denganmu.
Dan untuk itu..
Ada 3 langkah yang harus selalu diupayakan tanpa pernah ada batas waktunya. Sampai kapanpun dan selama apapun.
1. Berbincang diskusi membahas banyak hal secara rutin dan solutif. Hal ini agar sekat-sekat hati terbuka..
Pasangan yang jarang ngobrol. Adalah awal dari hancurnya kepercayaan dan kemesraan.
2. Temukan rekreasi bersama.
Rekreasi di sini bukan berarti liburan. Tapi adalah kegiatan asyik berdua yang disepakati. Karena ibadah menikah ini panjang.
Harus ada rest area, pit stop untuk sama-sama melepas lelah. Temukan cara untuk sama-sama santai dan bisa tertawa. Meski itu hanya sekedar membaca buku bersama atau nonton berdua di kamar menikmati suasana.
3. Saling mendoakan.
Tidak ada satupun tips di dunia yang selalu berhasil. Tanpa pertolongan Alloh, tak ada yang bisa menjamin keberhasilan. Mintalah pertolongan kepada Alloh agar membantu kita menjaga hati pasangan kita.
Karena sesempurna apapun kita berusaha.. bisa saja seluruh ikhtiar ternyata tetap di bawah ekspektasinya. Hanya Alloh Sang Penguasa hati yang bisa menolong kita.
Mengatur hatinya agar bisa tetap lembut dan saling menghargai setiap upaya.
Dan itulah manusia..
Terkadang mereka sering kali tak melihat apa-apa yang sudah kita upayakan, tapi selalu mempermasalahkan hal yang belum kita mampu berikan.
Siapapun yang menikah.. semoga langgeng dunia akhirat.
Dan yang belum menikah, semoga Alloh berikan jodoh yang punya niat untuk menemanimu sampai ujung usia, bahkan sampai surga. Aamiin