Begitu banyaknya influencer dan youtuber yang mempertontonkan kekayaan.
Saya jadi khawatir, bahwa yang lama-lama diinginkan oleh orang kebanyakan adalah status kayanya. Bukan manfaat atas hartanya.
Seorang muslim itu boleh mencari kekayaan. Namun pastikan kekayaan itu punya tujuan.
Penting itu..!!
Jika kekayaan yang dikejar hanya untuk dikumpulkan.. maka itu termasuk perbuatan menyusahkan diri sendiri.
Karena setiap harta akan dihisab dan ditanya peruntukannya.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Alloh Maha Penyayang kepadamu."
(QS. An-Nisa' : 29)
Harta yang batil (termasuk di dalamnya tidak punya tujuan atas harta itu untuk apa nantinya) hanya akan cenderung mencelakai.
Islam melarang setiap harta hanya berhenti di satu tempat.
Sifat harta itu seperti air.. Harus dialirkan.
Kelola..!!
Manfaatkan..!!
Produktif..!!
Berkembang..!!
Diputar..!!
Jika bingung..?? Wakafkan atau sedekahkan.
Khalifah Umar ibn Khattab Radhiallahu'anhu pernah memarahi seorang sahabat yang membiarkan tanah pemberian Rasululloh sholallahu'alaihi wassalam kepadanya terbengkalai.. Dan menyuruhnya untuk menyerahkan kepada orang lain jika ia tak sanggup menggarapnya.
Ini menunjukkan.. bahwa setiap harta itu bukan untuk dikumpulkan tapi untuk dimanfaatkan.
Karena itu.. sebelum ingin kaya..
Pelajari dulu apa saja yang seharusnya menjadi ibadahnya (ilmu dan amalnya) orang-orang yang berharta.
Ya bagaimana cara pengelolaan keuangan.
Bagaimana cara memanfaatkannya.
Ibadah apa saja yang menjadi kewajiban orang berharta (ilmu zakat, waris dll).
Sampai jika harus dikelola orang lain, harus paham ilmu syirkah dan seterusnya.
Intinya..
Agar jika suatu saat Alloh menakdirkanmu kaya. Maka kekayaan itu akan jadi jalan bagi hadirnya kesejahteraan bagi sekelilingmu.
• Banyak yang sekolah wasilah hartamu.
• Ada yang punya pekerjaan wasilah hartamu.
• Banyak majelis yang hidup lantaran hartamu.
• Dan banyak yang bisa makan karena rezeki Alloh yang dititipkan kepadamu.
Jika ingin kaya.. maka buatlah tujuan untuk apa kekayaan itu.
Bukan kaya sendirian.. lalu nge-vlog dan berkata.. "Hai gaesss.."
Bukan itu..
Kaya bukan tujuan. Kalau kaya hanya tujuan, maka uang akan berhenti beredar.
Tapi kaya adalah jalan untuk mencapai tujuan besar yang lebih bermanfaat. Di sinilah rezeki Alloh menjadi rahmat bagi alam sekitar.
Nabi shollallahu'alaihi wassalam bersabda..
"Tidak akan bergeser kaki seseorang hamba pada hari kiamat nanti sampai ditanya 4 perkara ini :
1. Umurnya untuk apa dia habiskan;
2. Ilmunya sejauhmana dia amalkan;
3. Hartanya dari mana dan digunakan untuk apa;
4. serta tubuhnya untuk apa dia manfaatkan.
(HR. At Tirmidzi)
Perhatikan poin ke 3..
Darimana..?? Dan untuk apa??
Pikirkan baik-baik.