Konon katanya.. hal yang paling menyakitkan dari hadirnya seorang pengkhianat adalah.. sebab kita tak pernah menyangka mereka berasal dari sisi sebelah kita.
Kalau musuh yang menikam, kita akan jauh lebih siap dan waspada. Tapi jika orang dekat yang menikam, tusukannya lebih sakit dari musuh yang kita duga.
Pasalnya, orang-orang terdekat menusuk kita dari jarak dekat. Sehingga tikamannya begitu tepat sasaran.
Bahkan, beberapa malah memeluk kita dengan erat, bukan karena kasih sayang, namun agar belatinya menghujam lebih dalam dan lebih menyakitkan.
Kenapa Alloh sering kali mengijinkan orang-orang yang paling kita percayai atau dekat, justru menjadi yang paling sering mengecewakan..??
Tentu agar kita belajar, bahwa betapa bodohnya kita jika terlalu berharap kepada manusia.
Pantaslah Sayyidina Ali Karamallohu wajhah berkata, "Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia."
Sedekat-dekatnya.. pastikan kedekatan itu bukan karena keuntungan dunia.
Karena untung dunia selalu tak pernah memuaskan.. hari ini dekat, besok berpaling karena menemukan yang lebih bisa dimanfaatkan.
Maka bangunlah persahabatan karena visi dan iman yang sama. Yaitu untuk menuju ridho Alloh dan surgaNya.