Dulu.. Rasulullah Sholallahu'alaihi Wassalam diundang oleh Alloh melakukan perjalanan Isra' wal Mi'raj adalah sebagai salah satu bentuk penghibur hati. Karena kala itu beliau mengalami tahun kesedihan, dimana dua orang yang beliau sayang meninggal. Pamannya dan istri tercintanya.
Lalu wujud hadiahnya adalah perintah sholat.
Maka sholat selain sebagai bentuk ketaatan kepada Alloh.. sejatinya adalah penghibur hati bagi mereka yang tengah sedih. Tengah kecewa, tengah susah dan gelisah.
Pikniknya orang beriman adalah mendekat kepada Alloh.
Healingnya orang berislam adalah sholat.
Namun sayangnya.. masih banyak yang hari ini justru menganggap sholat sebagai bebannya. Berat hati dan malas.
Dan inilah ciri orang munafik..
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Alloh, tetapi Alloh-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk sholat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Alloh kecuali sedikit sekali." (QS. An-Nisa': 142)
Semoga kita menikmati sholat sebagaimana Rasululloh sholallahu'alaihi wassalam menjadikan sholat sebagai penghibur hatinya dan solusi ditengah kepelikan masalah yang ada.