Seorang ukhti bertanya kepada saya..
"Ustadz.. saya ingin cari calon suami yang selalu bisa mendampingi saya setiap waktu, terus ada di samping saya dan selalu memperhatikan saya kapanpun.. gimana caranya ya ustadz supaya dapat yang seperti itu..??
Jawabannya sangat mudah..
"Carilah calon suami yang pengangguran."
Karena laki-laki yang hebat..
Ia akan selalu mengambil tanggungjawab yang besar dengan cara mengerjakan banyak hal, memikirkan urusan orang banyak, dan mengabdikan tenaga, pikiran dan sumber dayanya untuk umat, masyarakat dan hal-hal baik.
Ia tahu betul bahwa potensi yang Alloh berikan padanya teramat sayang jika hanya dipakai untuk mengabdi kepada 1 orang saja. Terlebih jika itu didasari oleh keegoisan semata.
Ia akan menggunakan hidupnya untuk terus jadi amal dan jalan manfaat bagi banyak orang. Itu fitrahnya laki-laki..
Menjadi tentara-tentara Alloh dan panglima amal sholeh.
Dan itu semua.. terkadang butuh pengorbanan yang tak jarang harus sejenak jauh dari keluarga yang dicintainya.
Sebagai wanita..
Tugas utama seorang istri adalah mendukung suami untuk terus berjalan dalam medan kebaikan dan amal sholeh. Jangan mengekangnya hanya demi dirimu saja. Lepaskan dia jika ia pergi untuk melayani umat dan masyarakat. Karena itulah yang nantinya akan kau banggakan di surga.
Karena jika digenggam terlalu kuat.. terkadang malah "mrucut.." kalau kata orang jawa. Hehe.. alias lepas jadi layangan.