YANG PENTING DEKAT ALLOH

18 March 2022 Andre Raditya

Kalau hari ini ada yang merasa tengah berada di titik yang buruk dalam hidupnya.. 

Entah karena sakit yang tak kunjung sembuh.. 

Hutang menumpuk dan keuangan yang sedang memburuk.. 

Masalah Rumahtangga yang tak juga ada jalan.. 

Atau usaha yang sepertinya belum juga ada bayangan keberhasilan sementara modal kian menipis.. 

 

Tenang.. tarik nafas.. istighfar. 

Buru-buru singkirkan dulu anggapan bahwa itu semua adalah keadaan yang buruk. 

Sebab, itu semua belum tentu buruk. 

 

Daripada fokus pada semua hal di atas, coba lihat bagaimana ibadahmu.. bagaimana sholatmu, bagaimana sedekahmu. 

Makin baik atau kian turun seiring itu semua terjadi?? 

Jika semua keadaan di atas membuat ibadahmu malah semakin baik dan makin semangat mendekat ke Alloh, Khusyuk dalam setiap doa. Maka semua keadaan di atas bukanlah keadaan yang buruk.. tapi justru wasilahnya kebaikan dan ditinggikannya derajat kemuliaan. 

Tinggal tambahin sabar dan syukurnya. 

Insyaallah pertolongan Alloh makin dekat. 

 

Tapi kalau dengan semua keadaan di atas makin buruk pula kualitas ibadah kita.. 

Maka bener sudah.. keadaan antum memang sedang buruk. 

Karena, seburuk-buruk keadaan manusia itu, adalah ketika ia menjauh dari Rabb-nya. Tak peduli apakah ia sedang senang atau susah. Sedang kaya atau miskin.  

 

Begitu seorang hamba menjauh dari Alloh Azza wa jala, di situlah keburukan yang sebenarnya terjadi. Dan itulah titik terendahnya kehidupan. 

- Saat kaya malah menjauh karena sibuk dengan harta. 

- Saat miskin merasa tak ada guna berdoa toh tetap saja miskin dan kekurangan. 

- Saat sehat dipakai untuk maksiat dan bersenang-senang. 

- Saat sakit tak kunjung istighfar, malah berobat dengan kesyirikan. 

Ini baru yang namanya titik terendahnya kehidupan. 

 

Tapi kalau semua keadaan buruk malah jadi sebab kita mendekat kepada Alloh.. itu namanya kebaikan. Dan insyaallah mengundang cintaNya Alloh dan mengundang pertolongan Alloh. 

 

Sakit menahun.. tapi jadi sebab makin rajin istighfar. Itu kebaikan. 

Rezeki sempit tapi jadi sempat rajin tahajud dan sedekah.. itu kebaikan. 

Saat sedih, tapi jadi khusyuk bermunajat.. itu pun adalah kebaikan. 

Dikucilkan banyak orang.. tapi kian pemaaf dan ikhlas. Itu kebaikan yang sempurna namanya. 

 

Sebab, yang Alloh nilai dari kita bukanlah keadaan kita, tetapi perilaku kita menyikapi keadaan itu. 

Nabi Nuh 'alaihissalam pernah dicaci dan dikucilkan.. 

Nabi Yusuf 'alaihissalam pernah dipenjara.. 

Nabi Ayub 'alaihissalam pernah miskin dan jatuh sakit.. 

Nabi Muhammad Sholallahu'alaihi wassalam, pernah diusir, diperangi dan dimiskinkan.. 

Tapi beliau semua tetaplah mulia kedudukannya. 

 

Karena apa?? Karena dengan semua keadaan itu, tetaplah mampu membuat beliau semua (para nabi) dekat kepada Alloh Ta'ala. 

Nggak pakai alasan.. 

Nggak pakai baperan.. 

Dan itu yang harus bisa kita contoh. 

 

Semangat kawan,  

tetaplah dekat dengan Alloh apapun keadaannya.. Sebab dunia ini hanyalah persinggahan, bukan akhir dari perjalanan. 

Kalau kata Sopo, "Yang Sabar Ya Bos" 

 

Sampai kapan saya harus sabar ustadz?? 

Cukup sampai mati aja.. setelah itu boleh tidak sabar. Sebentar kan? 

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR
andre raditya

3 PEMBERIAN ALLOH YANG AMAT BESAR

Kalau Alloh sudah memberikanmu 3 hal ini.. Maka berbahagialah. Sebab 3 hal ini sudah lebih dari cukup untuk membuatmu bahagia di dunia selamanya. D...

1 month ago Read
TAK BISA MELAWAN WAKTU
andre raditya

TAK BISA MELAWAN WAKTU

Ingatlah.. meski hari ini kamu kuat.. Terkenal, populer, punya banyak harta dan bisa mengakses semua kesenangan. Tapi ingatlah juga, suatu saat kam...

1 month ago Read
JANGAN BANYAK NGANGGUR
andre raditya

JANGAN BANYAK NGANGGUR

Pandai-pandailah jadi orang yang sibuk dalam amal sholeh. Cari kegiatan sebisamu.   Karena ketika engkau mulai banyak diamnya, banyak ngang...

2 months ago Read