Bestie dalam bahasa Inggris itu adalah bahasa slang yang ditujukan untuk menyebut teman baik. Bestie dalam bahasa Italia artinya adalah binatang buas.
Bestie di Indonesia, besar kemungkinan adalah kata untuk menyebut teman baik yang mungkin bisa berubah jadi binatang buas.
Siap menerkam di saat lengah. Hehehe..
Entah kebetulan atau tidak..
Ini termasuk masih related juga ya.
Karena tidak semua yang baik bisa dijadikan teman.. terkadang lebih baik justru tetap hanya kenalan.
Tidak semua teman bisa dijadikan sebagai sahabat dekat.. kadang memang ada yang patutnya cukup jadi teman saja. Tidak lebih.
Tidak semua sahabat bisa dimasukkan ke dalam wilayah yang tahu luar dalam urusan pribadi (inner circle).. ada kalanya tidak semua rahasia perlu kita sampaikan. Ini langkah bijaksana.
Bahkan tidak semua keluarga pun bisa diajak bekerjasama menggapai mimpi.. ada kalanya, posisikan mereka hanyalah sebagai orang dekat yang cukup kita mintai doa saja.
Karena semakin dekat.. terkadang pisaunya semakin tajam.
Tidak hanya di zaman Khalifah Umar Radhiallahu'anhu saja pisau-pisau pembunuh terhunus tajam.
Karena di zaman sekarang ini..
Pisau tajam para pengkhianat berubah wujud menjadi tutur sopan. Begitu lengah, serangannya mengarah kepada kita yang justru terkadang paling enggan berburuk sangka.
Maka ada baiknya tetap berhati-hati dengan mereka yang disebut Bestie. Tidak perlu semua tentangmu harus diceritakan ke semua orang.
Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiallahu'anhu berkata, "Setia aib itu adalah tawananmu, tapi ketika engkau melepaskannya, kaulah yang akan menjadi tawanannya".
Tak jarang.. yang kita anggap teman baik, mereka pula yang paling semangat menambahkan informasi tentang aibmu saat ada yang membicarakanmu.
Mereka juga yang paling senang hati saat ada yang menjatuhkanmu. Juga yang paling sakit dadanya saat kamu punya nikmat yang bertambah.
Lalu bagaimana cara mencari teman yang benar..?? Seorang alim pernah memberikan tipsnya.
Pertama, teman sejati itu ada di saat kamu miskin dan tak punya apa-apa kecuali hanya ilmu.
Karena semua yang datang di saat kamu punya segalanya, belum tentu tulus berteman, tapi tengah menjajaki peluang untuk mendapatkan keuntungan.
Kedua, carilah mereka di majelis ilmu.. yang ketika bersamamu lebih banyak bicara tentang ilmu, bukan tentang harta dan dunia.
Karena orang yang begitu cinta ilmu, ia akan berkurang nafsunya atas dunia. Dan itu ciri teman yang panjang umur pertemanannya.
Ketiga, carilah teman dimana kamu dipertemukan karena kecintaanmu terhadap guru yang sama. Andai suatu saat ada keburukan di antara kalian, kecintaan terhadap guru yang sama akan menjaga tabiat masing-masing untuk tidak lebih jauh dari itu.
Keempat, bertemanlah dengan mereka yang tidak terpancing membicarakan aib orang lain. Karena jika hari ini ia membicarakan yang lain di hadapanmu.. suatu saat, bisa jadi kaupun akan jadi bahan pembicaraannya di hadapan orang lain.
Kelima, rahasia..
Karena ini perkara hati. Agak sulit menerangkannya dan menuliskannya. Tapi suatu saat kawan-kawan akan mengerti dengan sendirinya. Saat dimana hati kita mampu mengarahkan kecondongan kepada orang tertentu yang bahkan kita tak tahu kenapa dan karena apa.
Semoga kita semua dikaruniakan teman-teman yang abadi. Yang panjang persahabatannya sampai akhirat. Dan saling mencari di gerbang surga. Dan saling memberi syafa’at saat tak jumpa di surga. Dan saat di surga nanti, kita berbincang-bincang lagi..
Aamiin Allohuma Aamiin.
"Penduduk surga itu saling berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap. Berkatalah salah seorang di antara mereka,
“Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman yang berkata,
“Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)? Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?” (QS. As-Shoffat : 50 -53).
Cari saya jika kelak tak mendapati saya berada di barisan penghuni surga ya kawan-kawan..