Salah satu racun yang paling berbahaya bagi setiap manusia adalah perasaan jatuh cinta yang berlebihan kepada dirinya sendiri.
Ia akan mulai menganggap dirinya istimewa.
Merasa penting.
Merasa harus diutamakan.
Merasa yang paling layak.
Dan lebih dari yang lain.
Akibatnya..
Ia mudah sakit hati ketika tidak dihormati.
Mudah marah ketika tak diperhatikan.
Cepat berburuksangka ketika tak diajak dan tidak dilibatkan.
Berurusan dengan manusia lainnya hanya mau dapat baiknya. Begitu ada sedikit yang kurang pas dan tidak berkenan, langsung teriak kemana-mana..
"Aku dizholimi."
Padahal dianya sendiri yang terlalu baperan. Orang lain belum tentu berniat melukainya.
Karena menganggap diri istimewa dan tak layak disakiti. Jadi sering playing victim dan merasa lemah.
Bahkan ketika ia diuji oleh Alloh dengan suatu cobaan merasa heran dan bertanya..
"Kenapa aku diuji??" Ya kenapa tidak..??
Sebab ia merasa sudah baik, dan tak seharusnya mendapatkan kesusahan. Harusnya malah selalu dapat kemudahan.
Lupa posisinya sebagai hamba.
Rasulullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَـلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ، وَهَوًى مُتَّبَعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ
"Tiga perkara yang membinasakan (yaitu) kikir (pelit) yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti, dan takjubnya seseorang terhadap dirinya sendiri." (HR. Ath-Thabrani, hadits hasan)