Konon katanya, manusia paling jahat adalah mereka yang sengaja menyakitimu, tetapi memperlakukanmu seolah dirimulah yang telah menyakitinya.
Dan itu yang mungkin dirasakan sebagian kita hari ini.
Terlalu banyak orang yang sebenarnya adalah pelaku utama, tapi justru merasa sebagai korban yang harus dikasihani dan diberi simpati.
Cirinya??
1. Selalu merasa bebannya yang paling berat.
2. Menunjukkan bahwa dirinya yang paling terluka di semua keadaan.
3. Menghindar ketika harus bicara tentang apa yang harus diperbaiki, dan meminta semua orang berubah baik tanpa mau memberi tahu apa dan bagaimana.
4. Ingin hal-hal kecil yang ia lakukan diapresiasi, tapi lupa berterimakasih pada apa yang dilakukan orang lain kepadanya.
5. Meminta maaf dan kesedihan bukan karena menyesal, tapi karena takut ditinggalkan.
6. Namun setelah bertemu orang yang lebih baik darimu, ia akan menjelekkanmu dan kembali menunjukkan kebahagiaan.
Kalau bertemu dengan yang seperti ini..
Saran saya tinggalkan saja, sebanyak apapun hal yang sudah kita bangun bersamanya.
Seberapa banyak pun investasi yang sudah kita berikan kepadanya.
Itu semua akan jauh lebih kecil nilainya daripada rasa sakit dan sikap manipulatif yang akan diberikannya kepadamu di hari-hari berikutnya.
Sayangi dirimu sendiri..
Alloh memberimu hati yang baik untuk menjadi manfaat yang besar di tengah manusia. Bukan untuk menjadi menjadi budak setia seseorang yang selalu ingin menorehkan luka.
Cinta itu.. tidak hanya berbicara tentang membahagiakan orang yang kita sayangi.
Tetapi cinta harusnya juga mampu membuat kita menahan diri dari melukai orang yang kita sayangi.