Sesungguhnya segala hal yang Alloh ﷻ titipkan kepada kita, pasti punya tujuan. Dan di antara semua tujuan.. yang paling utama adalah, agar hal itu bisa menjadi sebab penambah bekal pahala dan amal sholeh ketika menghadap Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Alloh ingin kelak pertemuan denganNya, kita mampu membawa prestasi terbaik. Sampai-sampai Alloh titipkan sesuatu yang pas dan sesuai.
Diberi harta, bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan. Namun agar dengan harta itu memudahkan kita berinfak di jalan Alloh.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اٰمِنُوْا بِا للّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَاَ نْفِقُوْا مِمَّا جَعَلَـكُمْ مُّسْتَخْلَفِيْنَ فِيْهِ ۗ فَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَاَ نْفَقُوْا لَهُمْ اَجْرٌ كَبِيْرٌ
"Berimanlah kamu kepada Alloh dan Rasul-Nya dan infakkanlah (di jalan Alloh) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan kamu sebagai penguasanya (amanah). Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar." (QS. Al-Hadid: 7)
Dan ini berlaku dalam hal apapun..
Kesehatan.
Jabatan dan kekuasaan.
Pengaruh.
Waktu luang.
Ilmu.
Bahkan juga termasuk di dalamnya adalah pasangan dan anak keturunan.
Pasanganmu adalah rezekimu.
Dan jika Alloh sudah menitipkannya kepadamu. Maka dialah yang pantas kau kelola. Dan hanya dirimu yang mampu merawatnya.
Mereka adalah potensi amal dan pahalamu. Jangan buru-buru dilepaskan. Terima dan kelola dengan sabar atas segala kekurangannya.
Maka lihatlah istrimu, suamimu, anakmu..
Mereka Alloh berikan untukmu. Bukan kepada orang lain. Sebab mereka adalah Rezekimu.
Kenapa istrimu tidak diberikan oleh Alloh kepada laki-laki yang lain.
Kenapa suamimu tidak dipasangkan Alloh kepada perempuan yang lain.
Karena memang antum yang bisa mengelola kebaikan dan kekurangannya. Dan Alloh punya harapan agar mereka bisa menjadi sebab bertambahnya bekal amal pahala di yaumul hisab.
Bukankah seorang Asiyah Binti Muzahim justru masuk surga melalui jalur kesabaran bersuamikan Fir'aun..??
Termasuk anak-anak yang Alloh amanahkan..
Apapun kekurangannya, dia pasti hadir justru untuk menutupi kelemahanmu.
Mungkin selama ini kita kurang sabar.. maka Alloh kirimkan anak yang menguji kesabaran agar kita berlatih sampai paham.
Mungkin selama ini kita kurang perhatian.. maka Alloh berikan anak yang membutuhkan perhatian khusus agar kita bisa semakin mensyukuri nikmat.
Tidaklah sesuatu datang dalam kehidupan kita, kecuali Alloh ingin kita menjadi itu semua sebagai jalan amal dan bertakwa.