Ternyata memang benar..
Bahwa pada akhirnya, apapun jalan yang Alloh tetapkan untuk selalu yang terbaik. Meskipun terkadang untuk melaluinya dibutuhkan air mata.
Pantaslah kalau kemudian, dari awal sekali manusia selalu diingatkan dan diperintahkan untuk bersabar.
Karena melalui setiap jalan dalam kehidupan ini tidaklah mudah.
Jangankan bertindak dan berjalan..
Bahkan diam saja terkadang tak mudah.
Ada saja akibatnya.
Oleh sebab itu..
Mensyukuri setiap fase kehidupan yang Alloh pilihkan sampai saat ini.. adalah upaya terbaik untuk membuat hati menjadi lebih tenang.
Menerima setiap hasil, dan mengikuti dengan penuh tawakal kemana Alloh memperjalankan cerita hidup ini dengan lapang dada.. adalah langkah paling bijaksana untuk senantiasa membuat batin lebih damai.
Jangan terlalu banyak menyalahkan keadaan.
Jangan terlalu sering protes atas apa yang sudah terjadi.
Karena tidak mungkin sebuah kejadian berdiri sendiri tanpa hasil baik yang menanti di depan sana.
Andai tidak karena dibuang ke dalam sumur..
Nabi Yusuf alaihissalam tak akan dibesarkan oleh Malikul Misri.
Andai bukan karena dipenjara..
Nabi Yusuf alaihissalam tak akan bisa menunjukkan keahliannya menakwil mimpi.
Dengan semua kisah tragis itu..
Jadi jalan Mesir selamat dari kekeringan, ayahnya (Nabi Ya'qub alaihissalam) kembali bisa melihat. Dan nantinya seluruh saudaranya pun kembali bertobat dan menemukan jalan kebaikan.
Ada jalan yang terkadang memang pelik dan menguras air mata ketika dilewati. Bahkan terkadang teramat tragis dan dramatis.
Namun hal itu memang diperlukan..
Sebab Alloh ingin menggunakanmu sebagai bagian dari rencana besarNya untuk menyentuh kehidupan banyak orang saat antum melewatinya nanti.
Sabar saja..
Setiap orang pasti punya jalannya masing-masing. Kalau jalanmu terasa sulit dan sukar, mungkin karena belum dicor aja. Yang penting sudah ada jalannya.
Tinggal nikmati dan perbaiki sambil jalan.
Dan jangan nunggu janji bantuan calon-calon nganu. Cor sendiri aja. Ngaspal sendiri aja.