Sedikit sekali orang yang stress karena mikirin hari ini.. kebanyakan orang di luar sana mengalami stress, kebingungan dan kegelisahan karena mikirin hari esok.
Maka Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam sebenarnya mengajarkan konsep hidup paling basic yang harus mulai biasa dilatih setiap mukmin.
Beliau Shollallahu’alaihi wa sallam bersabda..
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِى سِرْبِهِ مُعَافًى فِى جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
“Barangsiapa di antara kalian yang ketika pagi harinya mendapatkan rasa aman di rumahnya, diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi)
Coba perhatikan..
Konsep ketenangan itu dimulai dari fokus terhadap hari ini dan saat ini. Kalau hari ini bisa dilewati. Bersyukurlah dan belajarlah tenang dengan itu.
Belajarlah merasa cukup dengan itu..
Terlalu jauh memikirkan yang besok bisa merusak ketenangan dan nikmat dari Alloh di hari ini.
Bahkan doa sebelum tidur pun sudah didesain sedemikian rupa..
بِسْمِكَ اللّهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ
"Dengan namaMu ya Alloh, aku hidup dan aku mati."
Bahwa tidak ada jaminan setelah tidur kita masih bisa bangun. Lantas kenapa harus begitu gelisah dunia esok hari..??
Kalau harus gelisah, gelisahlah dengan akhirat kita. Yang belum jelas dimana surga kita, bagaimana nasib kita kelak di alam kubur.
Terlalu banyak memikirkan yang jauh tentang perkara dunia, jadi sebabnya pikiran semakin terikat dengan dunia. Makin banyak kekhawatiran dan semakin jauh dari khusyuknya ibadah.
Yang memberimu hidup, adalah Rabb yang sama yang juga sudah mengkalkulasi seluruh rezekimu di semua keadaan.
Jika diberi olehNya hidup untuk 100 tahun..
Maka Alloh pun sudah mengatur dan mempersiapkan rezeki untukmu selama 100 tahun.
Jangan rusak nikmatnya rezeki hari ini, dengan ketakutan akan rezeki di esok hari.
Jangan bayangkan bagaimana tuanya istri nanti. Sementara di hadapanmu, istrimu masih teramat cantik menawan dan berseri-seri.