Salah satu kesimpulan salah yang tanpa disadari menjadi racun bagi pikiran kita adalah..
Menganggap bahwa rencana yang kita buat adalah satu-satunya faktor penentu keberhasilan di masa depan.
Alhasil..
Banyak orang yang pesimis dengan masa depannya hanya karena apa yang ia rencanakan atau ia cita-citakan tak berjalan sesuai kehendaknya.
Beda dengan apa yang diharapkan langsung hilang semangat.
Hasil tak sesuai langsung galau.
Tak sesuai keinginan berujung sedih.
Kawan..
Hanya karena satu dua rencana yang gagal, bukan berarti masa depanmu ikut gagal dan berantakan.
Yang gagal itu hanya rencana kita..
Yang tidak berhasil itu hanyalah upaya kita sebagai manusia.
Tapi kehidupanmu dan masa depanmu tetap berjalan di bawah koridor rencanaNya Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Toh belum tentu juga, bahwa rencana kitalah yang terbaik dan pasti membawa kebaikan.
Dibuat oleh Alloh ﷻ satu dua rencana kita gagal.. atau bahkan seribu rencana yang gagal jika perlu. Mungkin karena Alloh ﷻ ingin menyelamatkan kita dari bencana yang muncul akibat rencana yang kita buat sendiri.
Karena tanpa kita sadari..
Rencana yang kita susun terkadang penuh dengan hawa nafsu, ketergesa-gesaan, berfokus pada nikmat semata dan juga diliputi dengan hasrat mementingkan diri sendiri.
Kita ini tak tahu banyak, maka jangan buru-buru menyimpulkan. Tapi Alloh ﷻ mengetahui segala sesuatu tentang diri kita, dan masa depan kita, bahkan sejak kita belum diciptakan.
وَعِنْدَهٗ مَفَا تِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَاۤ اِلَّا هُوَ ۗ وَيَعْلَمُ مَا فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ ۗ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَّرَقَةٍ اِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِيْ ظُلُمٰتِ الْاَ رْضِ وَلَا رَطْبٍ وَّلَا يَا بِسٍ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
"Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (QS. Al-An'am: 59)