Kawan.. salah satu tugas jangka pendek kita adalah memastikan punya teman yang beriman dan bertakwa kepada Alloh ﷻ sebelum kita mati.
Ada satu hadits yang saya cinta banget sama hadits ini. Karena di dalamnya ada semacam jaminan yang menentramkan hati..
Dan hadits ini pula yang saya jadikan sebagai salah satu petunjuk arah, apa yang harus benar-benar saya kerjakan.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda,
مَا مِنْ رَجُلٍ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيَقُومُ عَلَى جَنَازَتِهِ أَرْبَعُونَ رَجُلاً لاَ يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلاَّ شَفَّعَهُمُ اللَّهُ فِيهِ
“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia lantas dishalatkan (shalat jenazah) oleh 40 orang yang tidak berbuat syirik kepada Allah sedikit pun melainkan Allah akan memperkenankan syafa’at (do’a) mereka untuknya.” (HR. Muslim)
[Note: Dalam redaksi lain dikatakan berjumlah 100 orang]
Maka kawan.. salah satu hal yang harus kita upayakan sebelum mati tuh sebenernya ya ini.
Punya teman beriman yang mau datang nyolatin kita saat nanti kita mati.
Bukan yang sekedar kenal lalu kirim ucapan belasungkawa via WA.
Yang kita butuhkan keberadaan mereka.
Berdirinya mereka di barisan orang-orang yang menyolatkan jenazah kita. Doa mereka agar Alloh meringankan kita dari siksa kubur dan azab Jahanam.
Nggak usah banyak..
Yang menting mereka adalah teman dekat dalam iman dan kebaikan yang mau berkomitmen. Bahwa jika hari itu tiba.. mereka mau datang.
Karena itu..
Kita sebenarnya tak terlalu butuh banyak teman. Sedikit juga gak papa.
Nggak perlu harus exist dimana-mana hanya karena pingin dianggap populer atau sejenisnya.
Jangan sedih jika tak tergabung di circle yang besar. Jangan sedih jika temanmu hanya sedikit.
Justru terkadang, Alloh pisahkan kita dari kelompok tertentu meski di sana heboh, rame, dan mewah.. karena di sana bukan tempatmu.
Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda :
الأرواحُ جنودٌ مجنَّدةٌ . فما تعارف منها ائتَلَف . وما تناكَر منها اختلف
“Ruh-ruh itu bagaikan pasukan yang dihimpun dalam kesatuan. Jika saling mengenal di antara mereka maka akan bersatu. Dan yang saling merasa asing di antara mereka maka akan berpisah.” (HR. Muslim)
Karenanya.. sekarang kalau berteman, bertemanlah dengan seseorang karena iman takwanya. Bukan karena statusnya, popularitasnya atau kekuasaannya. Kita nanti tak butuh hal itu dari mereka.
Kita tak butuh kiriman karangan bunga agar orang-orang kagum
Yang kita butuhkan adalah sedikit kawan yang dekat dengan kita karena iman..
Karenanya sekarang kalau berteman, sampaikan kepada temanmu..
"Mas/ mbak.. nanti kalau saya meninggal. Tolong datang dan sholati saya ya."
Cari yang seperti itu.
Cari mereka.