Dunia ini punya mekanisme yang unik..
Bahwa apa yang kita masukkan ke dalam hati dengan serius, maka hal itu yang akan jadi ujian kita.
Karena semua ujian itu sejatinya dikirimkan kepada seorang hamba, agar apa yang ada di dalam hati si hamba itu terusir keluar.
Agar di dalam hati hanya ada Alloh saja.
Dan Alloh ﷻ itu pencemburu. Alloh ﷻ gemar melihat isi hati manusia..
إِنَّ اللَّهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
“Sesungguhnya Alloh tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Alloh hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.” (HR. Muslim)
Karenanya.. jika saat "melihat" hati kita, ternyata hal yang sama terus menerus bertahta di sana. Sudah akan bisa dipastikan.. hal itu yang Alloh jadikan sebagai ujian.
Sebab Alloh tak ingin manusia dikecewakan dengan apa yang mengikat hatinya.
Sebab sudah berkali-kali..
Dan sejarang berulang.
Apa saja yang amat kita cintai..
Ujung-ujungnya malah menjadi sesuatu yang paling sering menyakitkan hati.
Menjadi sebab dari berbagai macam kesulitan dan ujian.
Alloh hanya ingin hatimu untuk Alloh semata.
Boleh mencintai, tapi jangan sampai seluruh hatimu diisi olehnya. Sampai tak ada tempat tersisa untuk Alloh bertahta di sana.
Karena sifatnya hati..
Ketika ia mencintai dunia, dia pasti lupa dengan Rabb-nya.