Beberapa kelelahan terkadang tidak bisa diobati dengan istirahat semata..
Ia membutuhkan sepasang telinga untuk mau mendengar dan sebuah hati untuk mau mengerti.
Dan alangkah lebih indahnya lagi..
Jika sepasang telinga dan sebuah hati itu adalah milik dari orang yang dia cintai.
Terlalu banyak kerusakan mental seseorang karena mendapati ternyata pasangannya tidak mampu menjadi tempatnya berbagi..
Bahkan lebih parahnya lagi..
Pasangan yang diharapkan cinta dan perhatiannya justru merupakan pihak yang paling jadi sebab munculnya kelelahan itu sendiri.
Padahal..
Salah satu kenikmatan bersuami-istri yang nanti akan dibawa sampai di surga adalah kenikmatan berbicara.
Ngobrol..
(Baca: QS. At Tur: 21-25)
Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam adalah gambaran seorang suami yang sangat sering ngobrol dengan istri-istrinya..
Sehingga tak aneh jika kita mendapati, begitu banyak jalur periwayatan hadits berujung ke nama istri-istri beliau ﷺ.
Seolah menunjukkan..
Begitulah seharusnya pasangan hidup.
Asyik berbincang satu sama lain.
Maka dari itu..
Jangan sampai di rumah sendiri malah mencekam.
Di rumah sendiri jarang terjadi obrolan dan percakapan.
Dan ini sebenarnya bisa jadi gambaran sekaligus evaluasi, apakah kita termasuk pasangan yang kelak bersama sampai surga atau tidak..
Lihatlah bagaimana keluargamu hari ini..
Penuh dengan perbincangan..?? Atau diem-dieman dan saling menghindar??
Karena kecil kemungkinan di surga bisa ngobrol sedemikian asyiknya jika di dunia saja sudah tak dekat dan tak akrab.