Kawan.. akan selalu ada hari dimana kita merasakan hari itu benar-benar buruk. Tapi akhirnya, hari itu berlalu. Dan buktinya sekarang pun, antum masih hidup dan baik-baik saja.
Hari-hari yang kita anggap yang terburuk..
Sebenarnya adalah hari biasa. Dimana di dalamnya ada ujian, ada kesenangan, ada rasa lelah, tapi di dalamnya juga ada nikmat Alloh yang banyak.
Hari yang kita anggap buruk tak ubahnya seperti hari-hari yang lain..
Hanya saja, di hari itu imanmu sedang lemah. Syukurmu sedang sedikit. Dzikirmu sedang lalai.
Sampai akhirnya..
Sabarmu menipis dan reaksimu berlebihan dan di luar kendali.
Dan saya tahu.. setelah itu antum menyesal.
Kalau mau jujur..
Kebanyakan hari yang kita anggap hari terburuk, adalah hari biasa seperti sebelumnya. Hanya saja, di hari itu.. kita mengambil keputusan yang tak seharusnya.
Apalagi kalau bukan karena emosi, tak sabar dan gegabah.
Karena itu saya belajar.
Bahwa setiap hari, sebenarnya bisa menjadi baik kalau di hari itu, ada 4 hal yang kita lakukan.
1. Kuatkan kembali imanmu dengan membaca lagi janji-janji Alloh dengan sepenuh hati (Baca Qur’an).
2. Dzikirmu jangan berhenti.
️3. Syukurmu harus banyak dan tinggi atas semua hal yang Alloh berikan. Jangan lihat yang tak ada, tapi sibuklah mensyukuri yang masih ada.
️4. Jangan lewati hari, kecuali dengan beramal sholeh yang memuaskan hati. Misalnya??
● Sholat sunnah yang tenang, jangan buru-buru.
● Sedekah yang terbaik.
● Tolong orang lain sampai tuntas.
● Cari rezeki yang halal.
● Senyum kepada keluarga.
Dan banyak lagi..
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰ بٍ
"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik." (QS. Ar-Ra'd: 29)