Tidak apa sesekali menjaga jarak dengan mereka yang menguji hati.
Bukan untuk memperuncing permusuhan.
Justru karena tak ingin api kebencian dalam hati terpantik lagi.
Karena ada sebagian hati yang begitu lemah..
Menatap wajah terpicu marah..
Bertemu muka mengingatkan luka.
Menjaga jarak demi menjaga hati adalah perkara yang dibolehkan ketika kita menyadari bahwa diri ini lemah terhadap godaan benci.
Daripada hati terkotori dengan kebencian..
Tidak berhadapan terlebih dulu adalah langkah bijak untuk menjadikan hati tetap terjaga dalam keadaan waras dan baik-baik saja.
Yang terpenting..
Tak ada niat untuk memutuskan silaturahim.
Tak ada niat untuk menjaga kebencian dan melanggengkan permusuhan.
Semua punya cara untuk menyelamatkan hatinya.
Ada yang seketika bisa memaafkan.
Ada yang perlu waktu untuk bisa melapangkan hati agar kuat menerima kenyataan.
Namun meski demikian..
Jangan sampai keputusan menjaga jarak dengan orang tertentu, tidak diiringi dengan upaya memberi maaf di dalam hati.
Kalau sudah memilih tak bertemu.
Setidaknya berikan ikhlasmu untuk apa yang terjadi di masa lalu.