Setiap kejadian yang hari ini terjadi padamu, bukan serta merta terjadi begitu saja. Jujur saja..
Jangan pura-pura kaget dan seolah menjadi korbannya keadaan.
Sebagaimana masakan yang tak mungkin muncul begitu saja dari wajan tanpa adanya bumbu yang diolah, bahan yang disiapkan dan proses panjang yang diperlukan.
Semua hal yang terjadi hari ini..
Baik atau buruk.
Semua adalah hasil dari rangkaian panjang perbuatan di hari yang lalu.
Karenanya..
Jika ingin mendapatkan banyak keberuntungan di masa depan, perbanyaklah amal sholeh di hari ini.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ طُوْبٰى لَهُمْ وَحُسْنُ مَاٰ بٍ
"Orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka mendapat kebahagiaan dan tempat kembali yang baik." (QS. Ar-Ra'd: 29)
Sebaliknya.. jika selama ini, keburukan yang terus kau kerjakan di hari-hari kemarin..? Jangan pura-pura kaget jika nantinya hidupmu penuh dengan kesusahan.
Itu hanya akibat saja.
مَنْ يَّعْمَلْ سُوْٓءًا يُّجْزَ بِهٖ ۙ وَ لَا يَجِدْ لَهٗ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلِيًّا وَّلَا نَصِيْرًا
"Barang siapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu dan dia tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Alloh." (QS. An-Nisa': 123)
Setiap hari..
Kita sebenarnya sedang menabung amal untuk apa-apa yang akan kita nikmati di kemudian nanti.
Sayangnya..
Kita lebih condong tergoda dengan kesenangan hari ini. Dan hasrat untuk selalu dapat sekarang juga.
Dan itulah awal mula dari segala kesulitan di masa depan.
Karenanya, ada sebuah nasihat dari seorang alim demikian..
"Masa depan adalah tentang bagaimana dirimu menjalani hari ini. Kemuliaan di masa depan adalah milik mereka yang mempersiapkannya hari ini. Dan kemenangan di masa depan, adalah milik mereka yang bersabar atas hari ini."
Masih ada waktu..
Mari kita bertobat.
Jangan sampai keburukan kemarin menjadi penghambat kemudahan di masa depan.
Perbanyak istighfar.