Jika 3 hal ini berkumpul.. Maka kecenderungannya akan merusak.
1. Masa muda.
2. Waktu luang.
3. Kemudahan harta (Fasilitas).
Masa muda (15-40 Tahun) itu layaknya 2 sisi koin yang tak dapat dipisahkan. Semangatnya bertumbuh amat besar, namun di sisi lain, semangatnya merusak juga sangat besar.
Saat badan masih gesit, badan masih lincah, tenaga masih banyak, gairah masih terus mampu dimunculkan, pandangan jauh ke depan.. ini adalah puncaknya seorang manusia.
Namun jika Masa Muda diisi dengan banyak waktu luang. Banyak bengongnya, banyak nganggurnya, tak punya rencana. Tak tahu apa yang harus dilakukan..
Hasilnya adalah kerusakan yang bertambah buruk.
Ditambah lagi.. sudahlah masih mudah, waktu luang banyak.. eh, ditakdirkan punya fasilitas dan kemudahan harta dari orangtuanya.
Besar potensinya keburukan akan mendekat.
Kemalasan kian melekat. Dan hidup diisi dengan angan-angan.
Anak muda pegang fasilitas macem-macem, tapi tak punya kegiatan positif.. banyak nganggurnya, banyak waktu kosongnya.
Kita bisa bayangkan apa-apa yang akan jadi dampaknya.
Maka siapapun kawan-kawan yang ada di masa mudanya..
Atau punya anak di usia muda.
Jangan pernah hidupmu diisi dengan ketidaktahuan mau melakukan apa setelah ini.
Bangun pagi dengan rencana. Bangun pagi dengan tujuan. Bangun pagilah dengan target apa yang harus diselesaikan.
Saya belajar.. bahwa masa muda adalah kuncinya kemudahan urusan dunia akhirat.
Mereka yang siap sulit (karena belajar dan berjuang) di masa muda, akan mudah di masa tua dan akhiratnya.
Sebaliknya.. mereka yang hanya mau mudah di masa mudanya, maka bersiaplah untuk sulit di masa tua dan akhiratnya.