Ada yang hari ini mempertahankan rumah tangganya meski sudah mati rasa. Bukan lagi karena cinta, namun karena tanggungjawab dan pengabdian.
Tenang..
Setiap pengabdian akan selalu dibalas dengan kemuliaan.
Jika memang sudah mati rasa..
Fokuskan energi cintamu untuk mendampingi anak-anak.
Tetaplah berusaha bertahan selama tidak ada kemaksiatan di dalam pernikahan itu.
Niatkan semua demi bisa tetap mendampingi anak-anak jadi pribadi sholeh sholehah di masa depan.
Didik dan dampingi mereka jadi anak-anak yang punggungnya tegap, bahunya kuat, dan jadi pribadi yang tangguh.
Agar kelak bisa kuat menanggung beban ujian.. Dan insyaallah, itu adalah buah manis dari pengabdian.
Karena kelak.. semua luka dan sakit akan sembuh dan terbayar lunas saat melihat anak-anak tumbuh dewasa dengan karakter dan akhlak terbaiknya.
Sabar dan minta kekuatan dari Alloh agar bisa menjalaninya. Niatkan sebagai ibadah.
Sembari berdoa kepada Alloh..
Semoga, lewat wasilah waktu, bertambahnya umur dan ilmu.. hal itu perlahan bisa memperbaiki apa yang sudah kita pertahankan.