Saya selalu menyiapkan diri ditinggalkan orang-orang dekat..
Karena saya percaya, memang demikianlah cara kerja time line hidup kita.
Ini rumus takdir yang tak akan bisa kita tolak.
Setiap masa.. Alloh siapkan orang yang berbeda-beda sebagai bagian dari kisah hidup kita.
Setiap waktu.. orang yang mengisi kenangan tak lagi sama. Setiap orang yang datang seperti sudah dijadwalkan bahwa ia hanya berada di fase episode sekian hingga sekian saja.
Dulu sewaktu TK temannya si fulan.
Pas SD kita ganti teman lagi.
Pas SMP punya temen deket seolah dia yang terbaik, terakrab dan ter-bestie.
Tapi begitu SMA akhirnya tergantikan juga..
Belum saat kuliah, kerja, berumahtangga dan bermasyarakat..
Tak terasa.. Di setiap masa, Alloh hadirkan orang yang berbeda yang mengisi hidup kita.
Meski pinginnya kita.. Orang-orang inilah yang akan selalu bersama sampai akhir.
Bersama-sama menikmati apa yang kita sama-sama bangun dan mulai.
Namun takdir Alloh siapa yang tahu.
Jika bukan berpisah karena tujuan..
Berpisah karena tempat dan keadaan.
Atau yang pasti terjadi.. adalah berpisah karena maut. Intinya.. setiap kita akan terpisah juga.
Maka..
Salah satu kesiapan yang harus selalu ditata di dalam hati adalah.. Siap ditinggalkan.
Sedih boleh, tapi sedih untuk rangkaian kenangan yang akhirnya berhenti. Bukan karena kepergian yang terjadi.
Setiap orang punya tujuannya..
Setiap orang punya jalannya.
Jangan menahan mereka hanya karena engkau masih ingin ditemani. Biarkan mereka melanjutkan perjalanannya meski itu berarti perpisahan.
Tapi yakinlah.. bahwa tak lama lagi, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala akan hadirkan kembali orang baru yang nanti mengisi kekosongan hati.
Dan mereka pun akan diberi hal yang sama pula..