Jika kau mulai cenderung melihat bahwa semua orang salah. Mereka begini salah, mereka begitu salah.
Orang berbuat sesuatu, yang kau lihat adalah salahnya. Orang gampang salah di matamu..
Ketahuilah.. itu ciri hatimu mulai sakit.
Bukan orang lain yang salah..
Tapi kompas hatimu mulai bermasalah.
Mulai gemar mencari yang buruk daripada yang baik.
Mulai senang mencari yang busuk daripada yang wangi.
Ini jelas sudah.. ciri hatinya mulai sakit.
Healing-lah dulu sana..
Menepi dulu dari kumpulan manusia dan muhasabah. Obati hati melalui berdua-an dengan Alloh. Dan jangan dulu banyak melihat aktivitas orang lain.
Sebab, bisa jadi mereka terlihat salah karena..
Kamu tidak diajak..
Kamu tidak dimintai pertimbangan..
Kamu tidak dilibatkan..
Kamu ditinggal..
Dan seterusnya.
Bila apapun yang orang lain lakukan nampak salah, itu bukan karena salahnya tindakan.. melainkan karena rasa iri dan kecewa yang mulai tumbuh di dalam hati.
"Kok yang lain diajak aku enggak.."
Maka..
Belajarlah untuk tidak menganggap diri lebih penting dan lebih mulia dari orang lain.
Sebagian ahli hikmah memberikan nasihat..
"Salah satu bentuk akhlak yang terpuji (akhlaqul karimah) adalah.. kamu keluar rumah dalam keadaan yakin bahwa orang lain yang kau temui, mereka lebih baik dari dirimu. Dan meyakini bahwa di antara semua orang yang kau temui, dirimu sendirilah yang paling hina."
Biasakan jangan memandang diri terlalu tinggi. Jangan menganggap diri terlalu istimewa sampai merendahkan orang lain.
Jangan kebanyakan "Aku..", "Aku..", "Aku.."
Alloh nggak suka..
Manusia lain juga enek liatnya..
Jadilah orang yang senang melihat kebaikan orang lain, kelebihan orang lain..
Legowo dan senang dengan pencapaian orang lain.
Insyaallah.. Mata jadi nggak gampang cari-cari kesalahan orang lain.
Hidup lebih bahagia..
Rezeki melimpah dan terjaga.
Badan sehat dan jauh dari penyakit.
Juga umur lebih panjang dan berkah, Insyaallah.