Mau wilayah yang mana lagi..??
Percetakan Quran sudah..
Dana Haji juga sudah..
Uang Zakat pun sudah..
Mau wilayah mana lagi yang belum kalian curi demi kesenangan dunia kalian.
Saya menduga setan pun tak habis pikir dengan perilaku manusia-manusia serakah di negeri konoha.
Ternyata bener..
Takut miskin adalah sebab dari kekejian.
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْـفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِا لْفَحْشَآءِ ۚ وَا للّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268)
Maka dari itu kawan..
Perbaiki definisimu tentang kemiskinan.
Jika definisimu tentang kemiskinan salah dan menakutkan, maka setan pun mengambil kesempatan.
Jangan pernah takut miskin. Tapi jangan juga minta kemiskinan.
Jangan pernah mengutuk kemiskinan karena di dalamnya mungkin ada kemuliaan. Namun jangan pasrah berpangku tangan saat kemiskinan datang. Ikhtiar dan berjuang mengubah keadaan.
Kemiskinan itu bukan berarti kehancuran atau kesusahan. Bahkan terkadang bagi sebagian orang, kemiskinan adalah cara Alloh menyelematkan seseorang dari kerusakan karakternya sendiri.
Karena nyata adanya.. bahwa ada sebagian manusia yang ketika harta ada di tangannya, ia berubah menjadi monster. Mengerikan, merusak, dan tak lagi peduli dengan norma layaknya manusia.
Bohong sana bohong sini sampai basi.
Kufur nikmat bahkan maksiat. Serakah membabi buta. Lupa bahwa Alloh melihat dan memperhitungkannya.
Hutan dibabat. Tanah dikeruk.
Laut rusak, gunung rusak. Wis ben.
Tak peduli semua rusak, yang penting ada uang untuk istri dan anak.