Setiap orang punya cerita hidupnya sendiri..
Setiap orang pasti pernah melewati fase terburuk dalam hidup yang sudah mengubahnya.
Mengubah cara pandangnya, mengubah prinsipnya, mengubah sikapnya.
Maka.. jangan gampang menghakimi siapapun atas pilihan sikapnya.
Terlebih jika kita baru saja mengenalnya.
Kita tak pernah tahu rasa sakit apa yang membuatnya berlaku demikian.
Kita tak pernah tahu kekecewaan sedalam apa yang membuat sekarang mudah curiga.
Kita tak bisa membayangkan pengkhianatan seperti apa yang dialaminya hingga sekarang begitu dingin dan skeptis.
Jangan mudah mencela apapun perilaku (buruk) orang lain.
Jika Alloh izinkan kita melihatnya..
Mungkin ada 2 hikmahnya:
1. Ajak kepada kebaikan jika mampu.
2. Doakan agar Alloh sembuhkan luka hatinya, hingga ia kembali merasakan nikmatnya berdiri di atas jalan kebaikan dan kebenaran.
Tetaplah baik dan lemah lembut kepada siapapun. Kedepankan baik sangka..
Karena bisa saja.. keras hatinya seseorang bisa dilembutkan dengan penerimaan yang baik dari sekitarnya. Dan itu termasuk kita.
Jangan karena mengenal kebaikan.. lalu kau anggap semua orang buruk.
Jangan karena baru mengenal syariah.. lalu kau anggap semua orang salah.
Jangan karena baru belajar ngaji.. lalu semua orang di pandanganmu keliru dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Kita pun pernah salah dan ingin jadi sholeh.
Kita pun pernah buruk dan Alloh selamatkan kita dengan indahnya Islam..
Kita pernah nyaman dengan maksiat sebelum Alloh berikan kita kesempatan mendapatkan taufik dan Alloh tutup aib kita.
Maka sekarang.. berikan kesempatan yang sama kepada orang lain.
Sebab.. bisa jadi keburukan mereka adalah ujian bagi hati kita.
Apakah kita kembali mengingat dulu pernah begitu, lalu menyesalinya dan segera beristighfar..?
Atau malah merasa mulia dan akhirnya berujung sombong.