Ada satu pencerahan yang saya dapatkan dari seorang guru.
Beliau berkata..
Dunia ini menjadi tempat yang menyakitkan hanya jika kita sudah mulai kehilangan rasa sabar.
Orang mulai sedih.. pasti karena hilang rasa sabar.
Orang marah.. pasti karena hilang sabar.
Orang kecewa.. pasti karena hilang kesabaran.
Selemah apapun fisikmu..
Semiskin apapun keadaanmu..
Sekuat apapun orang menyakitimu..
Semua itu tidak akan melukaimu selama kamu masih punya rasa sabar.
Nabi ayyub alaihissalam dengan sakitnya.
Nabi yusuf alaihissalam dalam penjara.
Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihissallam dengan segala ujiannya.
Nabi Muhammad Shollallahu'alaihi wassallam dengan pengasingannya, dikejar-kejar, diboikot dan meninggalnya orang-orang tercintanya..
Dan orang-orang sholeh terdahulu.
Mereka semua "tetap nyaman" dengan semua itu.. bisa tenang dan tersenyum menghadapinya sebab kesabarannya.
Maka..
Jika mulai ada sedikit rasa sakit di dalam hati. Ingatkan diri untuk kembali bersabar.
Jangan gegabah bereaksi.
Jangan buru-buru menuruti dorongan hati.
Tarik nafas yang panjang dan tenang
Saksikan apa yang Alloh sedang kerjakan untuk hidupmu. Jangan terlalu cepat komentar..
Bisa jadi itu baru pengantar.
Belum inti.. belum final.
Jangan sampai dunia ini jadi tempat menyakitkan hanya karena kita ternyata yang kurang sabar.
Jika belum tahu caranya..
Lakukan 3 hal.
1. Jangan ucapkan apapun dari lisan kecuali hanya komentar yang baik. Sebab komentar yang buruk membuat hati jadi buruk.
2. Jangan diam (dari aktivitas) kecuali hanya untuk mengistirahatkan badan sesaat. Sebab orang yang jelek suasana hatinya biasanya karena terlalu banyak diam. Banyak mager.
Banyak ngelamun. Akhirnya pikiran over thinking. Dan hati over feeling.
3. Teruslah berterima kasih kepada Alloh, bahkan jika kita tak tahu untuk yang mana.. karena berterima kasih (bersyukur alhamdulillah) kepada Alloh akan menundukkan hati dari kesombongan. Dan itu memudahkan kita bersabar. Insyaallah..