Kekhawatiranmu tidak akan bisa merubah apapun. Namun, dengan percaya kepada Alloh.. hal itu akan merubah segalanya.
Maka jangan berhenti berharap kepada Alloh dengan doa terbaik setiap saat, setiap waktu.
Doa itu wujud terkeren dari berharap.
Doa juga bisa jadi bahasa paling santun untuk mengeluh.
Sekaligus merupakan adab memohon yang paling halus.
Itulah doa. Keren banget pokoknya..
Dan lagi.. Lazimnya, semua hal yang pergi dari kita, sering kali tidak akan kembali lagi. Tapi tidak dengan doa..
Doa yang pergi (keluar) dari lisan kita, kelak akan kembali sebagai kemudahan, anugerah dan kemuliaan.
Maka jangan sekali-kali putus asa dari berdoa. Meski untuk hal yang paling remeh sekalipun..
"Bunda Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan:
سَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ
“Mintalah kepada Alloh bahkan meminta tali sendal sekalipun”. (HR. Al Baihaqi)
Jangan malu untuk meminta..
Jangan sungkan untuk memohon.
Karena Alloh senang dimintai tolong.
"Wahai hamba-Ku, kalian semua kelaparan, kecuali orang yang Aku berikan makan. Maka mintalah makan kepadaKu, niscaya Aku akan berikan. Wahai hamba-Ku, kalian semua tidak berpakaian, kecuali yang Aku berikan pakaian, maka mintalah pakaian kepada-Ku, niscaya akan Aku berikan” (HR. Muslim)
Jika meminta-minta kepada manusia membuatmu semakin terhina, namun tidak dengan meminta-minta kepada Alloh..
Mereka yang semakin banyak meminta kepada Alloh akan semakin mulia.
Sibukkan diri dengan berdoa saat harapan teramat banyak.
Sibukkan diri dengan berdoa saat ada rasa sakit atas kekecewaan dan pengkhianatan sebab manusia.
Isi lisanmu dengan banyak doa ketika angan semakin tinggi, impian semakin besar dan tanggungjawab semakin luas.
Agar pikiran tidak hilang akalnya..
Hati tak hilang tambatannya..
Dan jiwa tak kehilangan ketenangannya.