Guru saya pernah berpesan..
"Tanda bahwa nanti ilmumu sudah mulai manfaat atau tidak.. adalah dimulai dari memiliki kebiasaan berpikir sebelum bicara. Dan kembali memikirkannya setelah mengeluarkan apa yang dikatakan."
Dan benar..
Belakangan ini, kita banyak disuguhi orang-orang yang ketika bicara seolah tak dipikirkan dulu. Demi konten.
Semoga kita terhindar dari sifat-sifat yang demikian.
Orang yang pandai (berilmu) itu, orang yang selalu memikirkan apa yang akan dikatakannya. Dan orang berilmu itu selalu kembali memikirkan apa yang diomongkannya. Meski pun itu telah lewat.
Jika ia dapati kesalahan.. ia akan beristighfar dan memohon ampun kepada Alloh. Sebab ia tahu, buah lisan itu kelak akan kembali kepada dirinya sendiri. Omongan yang buruk akan kembali ke kita, omongan yang baik akan kembali ke kita.
Sementara orang yang bodoh..
Bicaranya tak pernah dipikirkan. Dan setelahnya pun tak pernah ada penyesalan. Ia merasa omongannya selalu benar. Dan itu awal dari musibah di masa depan.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
"Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)." (QS. Qaf: 18)
Orang yang mengira dirinya akan selamat dari setiap perkataannya dengan dalih.. "kan cuma bercanda.." adalah orang yang akan paling menyesal di hari perhitungan.
Mbok dipikir dulu sebelum bicara. Tahan diri.. Dan jangan mudah melepas lisan.
Karena lisan seperti anak panah. Sekali melesat tak bisa ditarik kembali.
Jika tidak mengenai sasaran ia akan sia-sia dan hilang begitu saja. Jika mengenai sasaran, pasti meninggalkan bekas.