Memohon kepada Alloh begitu banyak harta dunia tanpa diiringi dengan tujuan ketakwaan atas harta yang ada..
Itu sama saja dengan memohon kepada Alloh agar diperpanjang lamanya ia berdiri (karena menjawab begitu banyak pertanyaan) di yaumul hisab.
Maka berhati-hatilah meminta harta kepada Alloh jika belum punya tujuan yang jelas untuk apa harta itu nantinya.
Bahkan..
jangan terpikir untuk memiliki sesuatu pun dari dunia sebelum kita tahu dan menentukan.. untuk apa tujuan saat memilikinya. Meskipun kita mampu mendapatkannya.
Oleh karena itu.. camkan ini.. !!!
Jangan pernah seorang mukmin berpikir ketika membeli atau memiliki sesuatu hanya karena alasan..
"Buat punya-punyaan.."
("Nggo duwen-duwen.." - bhs. jowo)
Sebab kelak.. hisabnya akan berat.
Merepotkan.
Dan bisa berujung mengerikan.
Sebab.. sifatnya dunia itu kata Sayyidina Ali bin Abi Thalib Radhiallahu'anhu,
"Dunia itu, halalnya dihisab. Haramnya diadzab".
Dan keduanya.. sama beratnya.
Yang satu berat karena tanggungjawabnya.
Yang satu berat karena siksanya.